Manakah Tanggung Jawabmu transjakarta




135 dilihat


Jakarta - Jumat, 22 Agustus 2008 sekitar jam setengah tiga sore mobil kami meluncur ke arah Blok M. Di perempatan (lampu merah pertama setelah Bundaran Senayan) kami ingin belok kanan. Pada saat itu lampu dalam keadaan hijau sedangkan merah untuk Bus transjakarta.

Dikarenakan lampu hijau maka kami belok ke kanan. Posisi kami di paling belakang. Tiga mobil di depan kami sudah melaju ke kanan. Posisi kepala mobil kami sudah masuk. Tetapi, bus transjakarta tetap tidak mengurangi kecepatan yang sedang melaju kencang. Padahal lampu untuk bus transjakarta masih dalam keadaan merah.

Akhirnya tabrakan tak terelakkan lagi. Bodi belakang kanan mobil dekat lampu sein penyok dengan lebar 3 jengkal. Cat Bus transjakarta yang berwarna merah menempel pada mobil kami menjadi saksi bisu akan tragedi tersebut.

Untung saja saya langsung menahan stir mobil agar mobil tidak terguling. Saya langsung berhenti dan terus membunyikan klakson Tapi, secepat kilat juga supir Bus transjakarta tersebut banting stir ke kiri dan menancap gas melarikan diri seperti tidak terjadi apa-apa sehingga kami tidak sempat mencatat plat nomor Bus transjakarta tersebut.

Padahal kami berdua yang di dalam mobil adalah dua orang perempuan. Sangat tidak bertanggung jawab sekali supir Bus transjakarta tersebut. Tidak seperti biasanya daerah yang biasanya banyak polisi pada saat kejadian tersebut tidak ada seorang pun polisi. Bahkan serentak perempatan jalan tersebut menjadi sangat hening.

Kami langsung pinggirkan mobil ke tepi dan berusaha menenangkan diri. Kami
sangat syok saat itu. Untung saja hanya mobil yang penyok. Bagaimana bila nyawa kami yang menjadi korban dari tingkah supir Bus transjakarta yang ugal-ugalan.

Pada Malamnya sekitar jam 9, teman kami mendatangi halte Busway di Blok M untuk memberikan konfirmasi kecelakan yang terjadi sore hari tersebut. Dia bertemu dengan Supervisor Monitoring yang berada pada halte tersebut yang bernama Pak Suratman.

Pada saat diinformasikan mengenai kecelakaan tersebut Supervisor mengatakan bahwa dia tidak mengetahui akan kejadian tersebut, dan ada salah satu karyawan Bus transjakarta yang mengatakan bahwa pihak Bus transjakarta pasti akan mengetahui setiap kejadian sekecil apa pun dan pasti akan disiarkan di radio.

Pegawai Busway yang teman saya temui tersebut seakan tidak percaya akan kejadian ini. Bahkan ada salah satu pegawai Bus transJakarta yang malah memutarbalikkan fakta dengan mengatakan mobil kami yang menabrak Bus transjakarta. Bagaimana mungkin mobil kami yang menabrak. Sedangkan yang penyok di bodi belakang sebelah kanan dengan masih menempel cat Bus transjakarta yang berwarna merah.

Di manakah letak tanggung jawab dan sopan santun dari Bus transjakarta? Apakah rambu-rambu lalu lintas itu tidak berlaku lagi untuk Bus transjakarta, sehingga dengan gampangnya mereka melanggar dan merugikan masyarakat Jakarta?

Silvia
Pisangan Lama Jakarta

4899968

(msh/msh)


Source : detik

Terkait

Kritik buat KBRI di Sana\'a
Pilih Cash Back Diberi Clear Card
Kecewa Produk HP
Pelayan PAM Palyja Sangat Mengecewakan

Laporkan Suratpembaca ini : admin at suratpembaca.web.id
Tolong Sertakan URL / Alamat lengkap halaman ini

Komentar