Rute Baru KRL Tidak Manusiawi

PT KCJ

299 dilihat


Tanggal 5 Desember 2011 PT. KCJ telah ‘secara sepihak’ mengimplementasikan rute baru KRL jabodetabek. Setelah uji coba pada tanggal 1-4 Desember 2011 yang sangat-sangat tidak berperikemanusiaan, PT. KCJ tetap melaksanakan janjinya untuk melakukan penerapan rute baru.

Awalnya, saya termasuk yang sedikit optimis dengan rute baru ini, karena saya pikir kalau untuk efisiensi jalur tidak masalah karena tidak akan ada lagi antrian kereta sehingga bisa sampai di kantor lebih cepat (walaupun saya yang biasa menggunakan kereta Bekasi-Tanah Abang harus kecewa karena rute tersebut dihapuskan).

Tanggal 1 Desember 2011 saat uji coba hari pertama, saya yang merupakan penumpang dari Stasiun Klender Baru, ikut merasakan kekacauan yang terjadi di stasiun Manggarai. Berawal dari KRL yang menurut jadwal berangkat dari Stasiun Klender Baru pukul 06.32 WIB, datang terlambat. Pada saat akan memasuki stasiun Jatinegara, kekacauan kembali terjadi, KRL tertahan sekitar 15 menit menunggu antrian.

Saya mulai kecewa, asumsi saya bahwa tidak ada lagi antrian dengan rute baru sudah kandas. Memasuki Stasiun Manggarai, kembali terjadi antrian. Puncaknya, saat kereta tiba di Stasiun Manggarai, KRL yang berasal dari Bogor menuju Tanah Abang tidak mampu menangkut semua penumpang yang ‘terlantar’ menuju stasiun Sudirman. Untuk beberapa orang yang memaksakan diri, pintu KRL AC sampai-sampai tidak dapat ditutup, bahkan ada beberapa orang yang naik ke atap kereta.

Setelah terjadi kesemrawutan dan protes besar2an dari penumpang, masuk KRL tambahan pada pukul 07.15 WIB yang akhirnya kembali penuh sesak. Sebelumnya KRL tambahan ini akan diberangkatkan sesuai jadwal pada pukul 08.11 WIB, akan tetapi berhubung semua penumpang terlanjur marah, akhirnya KRL diberangkatkan pada pukul 07.30 WIB.

Saya sangat berharap PT. KCJ berbaik hati untuk melakukan kaji ulang atas jadwal baru yang sangat tidak berperikemanusiaan ini dengan kembali mengadakan rute Bekasi-Tanah Abang. Mohon pertimbangannya untuk ibu hamil yang harus melompat turun dari KRL dan berebut masuk ke KRL sambungan, berdesak-desakan sampai pintu KRL tidak dapat ditutup (jangan lupa, kami bayar untuk semua fasilitas seadanya ini).

Belum lagi jika kondisi hujan, penumpang harus berlari2an dari satu peron ke peron lain, dengan resiko ada kereta yang mondar mandir di sepanjang jalur. Jangan hanya karena PT. KCJ mereasa memonopoli transportasi ini, dan kami penumpang tidak memiliki alternatif lain mengingat jalan raya yang semakin macet, membuat PT. KCJ merasa dapat memutuskan secara sepihak tanpa merasakan penderitaan yang harus kami hadapi setiap hari.

Saya juga telah melakukan komplain dengan nomer komplain07 dan08 pada website resmi PT. KCJ www.krl.co.id dan mengirimkan e-mail ke . Semoga pejabat yang berwenang bersedia menanggapi. Terima kasih.

radlia safriani
jl. taman malaka selatan 1F blok A7/7 kav.DKI pondok kelapa
jakarta timur


Source : kompas

Terkait

Kartu Kredit Bukopin Ditutup Annual Fee Tetap Diminta Bayar
Penipuan oleh id pakdokter dengan treat jual ipad 2 64gb 3g dan wifi
Titipan Parkir Seharga Rp 150.000
Tidak Bisa Percaya Layanan Apple Store

Laporkan Suratpembaca ini : admin at suratpembaca.web.id
Tolong Sertakan URL / Alamat lengkap halaman ini

Komentar