Taksi Putra Tidak Mengembalikan Barang Tertinggal




104 dilihat


Jakarta - Saya adalah pengguna jasa Taksi Putra. Pada tanggal 30 September 2007 (sekitar jam 9 malam) saya naik taksi tersebut dari Senayan City (SenCi) ke Mampang Prapatan dengan membawa barang belanjaan berupa baju.

Bersama adik dan ibu saya kami pulang menggunakan Taksi Putra. Saat itu saya duduk di depan. Ibu dan adik saya duduk di belakang. Kami naik taksi tersebut tanpa memperhatikan nomer taksi maupun nama pengemudi taksi.

Ketika kami pulang dari SenCi ke Mampang saya memegang dua kantong plastik yang saya taruh di bawah kaki atau di bawah dashboard. Sekitar jam 9.15 saya tiba di Mampang dan membayar biaya argo sebesar kurang lebih Rp 16.000. Setelah membayar, saya turun dengan memegang satu kantong plastik yang ketika itu lampu di dalam taksi tidak menyala sehingga tidak terlihat oleh saya kantong plastik saya yang satu lagi.

Ketika saya turun dan menutup pintu saya baru menyadari bahwa kantong tas plastik saya yang bertuliskan 'Debenhams' masih ada di dalam taksi tersebut. Saya mencoba untuk memanggil taksinya saat itu juga. Namun, karena suara jalanan yang berisik membuat taksi tersebut jalan tanpa mendengarkan suara saya.

Setelah tidak dapat memanggil taksi tersebut saya menghubungi Call Center Taksi Putra dan melaporkan barang tertinggal di taksi tersebut secara detil. Setelah melaporkan, saya menunggu dan mem-follow up perkembangannya dengan selalu menelepon ke Call Center Taksi Putra.

Jawaban yang saya terima adalah "akan kami cek di seluruh pool taksi, kami harus menunggu semua taksi masuk ke pool baru dapat diperiksa semua barang yang tertinggal".
Mendengar penjelasan tersebut saya memahaminya dan bersedia untuk menunggu. Setelah seminggu saya menelepon kembali. Namun, pihak perusahaan belum menemukan barang saya. Pihak perusahaan mengatakan kepada saya bahwa mereka akan mencari lagi. Saya mentolerir dengan memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk mencari barang tersebut. Saya menunggu dan selalu memantau perkembangannya hingga saat ini (memakan waktu 2 bulan).

Singkat cerita, sampai dengan hari ini (30 november 2007 atau dua bulan) Taksi Putra tidak mampu menemukan barang saya. Mereka selalu berdalil dengan statemen "seandainya Bapak tahu nama supir atau nomer taksi maka akan dapat kami telusuri/temukan barang tersebut".

Dalam hal ini, saya sebenarnya tidak berharap untuk mendapatkan kembali barang saya setelah sekian lama menunggu. Sebagai konsumen, saya berharap keluhan saya bisa sebagai masukan yang berarti bagi perusahaan Taksi Putra untuk meningkatkan kualitas kontrol yang baik atas armadanya. Apabila penumpang naik taksi tanpa memperhatikan nomer dan nama pengemudi taksi maka perusahaan masih dapat memantau taksi tersebut.

Saya juga mengimbau dan mengajak konsumen pengguna jasa taksi untuk berhati-hati dalam memilih taksi. Bila perlu selalu mencatat nomer taksi yang dinaiki.

Kalvin
HR Rasuna Said Kav C-22 Kuningan Jakarta

2025

(msh/msh)


Source : detik

Terkait

Tidak Ada Solusi, Masalah Tagihan Telepon Yang Nyasar ke Account Orang Lain
Pengembalian Barang di Lazada Tidak Jelas
After Sales Sony Service Center yang mengecewakan
Program TradeIn Samsung yang merugikan konsumen

Laporkan Suratpembaca ini : admin at suratpembaca.web.id
Tolong Sertakan URL / Alamat lengkap halaman ini

Komentar