AKULAKU.COM PARAH!NAGIH DAN TEROR KE BUKAN DEBITUR!!


Finansial Perbankan & Kredit

1842 dilihat


Sebelum saya menulis di surat pembaca Kaskus ini, saya ingin menegaskan beberapa hal:

1. Saya bukan Debitur atau pihak yang berhutang kepada akulaku.com
2. Saya bukan pelanggan akulaku.com, saya tidak pernah membeli, menggunakan, bahkan dengan kasus ini, saya sangat trauma mendengar nama akulaku.com, dan TIDAK AKAN PERNAH memakai jasa akulaku.com dikemudian hari.
3. Telah di cek ke Customer Service akulaku.com via telepon bahkan nama saya tidak ada dalam data pelanggan mereka

Kronologis:

Tgl 27 Desember 2017 Saya mendapat telepon dari yang saya pikir pada saat itu sales yang mengaku bernama FARAH dari akulaku.com. Saya menolak secara halus, karena memang sedang sibuk. Setelah saya tolak, telepon kembali berdering lsg saya reject. Namun terus di telp oleh Farah. Akhirnya saya angkat terus FARAH merasa tidak terima telepon tidak saya ladeni. Seumur-umur belum pernah saya di telepon telemarketer (Awalnya saya pikir telemarketer, belakangan baru tahu ternyata Debt Collector) yang SANGAT KURANG AJAR, MEMAKSA, WALAUPUN MENGGUNAKAN NAMA AKULAKU.COM, saya pikir akulaku.com sangat kecolongan mempekerjakan orang seperti itu tidak tahu etika. Akhirnya saya tutup tidak saya ladeni dan saya blokir semua nomor dari FARAH. Pada saat itu pertama kalinya lah saya mendengar nama akulaku.com, saya baru mengetahui belakangan bahwa akulaku.com ternyata memberi pinjaman sehingga mereka memiliki debt collector via telepon.

Teror by Debt Collector akulaku.com 27/12/2017



Akhirnya saya complain ke akulaku.com

Email ke akulaku.com dan tanggapannya


Disatu sisi mungkin mereka benar, karena ternyata Farah merupakan Debt Collector, tapi mereka tidak ambil pusing dan berupaya menyelidiki kasus saya.

Tanggal 2 januari 2018 Farah kembali menelpon saya, kali ini SANGAT MELAMPAUI BATAS. Pada saat itu dia menganggap saya kenal dengan seseorang yang mempunyai hutang kepada akulaku.com bernama ULI, saya menjelaskan saya tidak pernah urusan sama akulaku.com ataupun kenal dengan seseorang bernama Uli, dan saya bilang saya sudah complain kepada atasan dia. Namun yang terjadi sungguh diluar dugaan, Farah mengeluarkan kata-kata kasar dan jorok tidak bisa saya sebutkan disini, dan memaki-maki saya. Setelah itu saya pikir ini orang sableng edan yang kerja di akulaku.com, saya tutup saja telepon dari Farah tsb, dan lagi-lagi Ybs selalu menelepon SPAMMING, dengan banyak nomor, dan untung saya bisa memblokir nomor-nomor tersebut, sehingga ybs selalu mengganti nomor setiap menelepon saya, paling tidak membuat ybs repot. Saya bertekad menyelidiki kasus ini sampai tuntas. Saya pun kembali lapor akulaku.com, bahkan selalu disertai bukti-bukti screen shot spamming telepon dari Farah. Namun, entah kenapa selalu disangkal dan bahkan email balasannya selalu bertanya hal yang sebenarnya saya sudah kasih di email sebelumnya. Akhirnya saya balas kembali dengan menyertakan nomor telepon di Screen shot yang saya pernah email sebelumnya kepada CS akulaku.com

Namun, CS akulaku lagi-lagi menyangkal dan berkata bahwa nomor-nomor tersebut adalah nomor AXA Mandiri emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)


Balasan CS akulaku

AKULAKU.COM PARAH!NAGIH DAN TEROR KE BUKAN DEBITUR!!

[/SPOILER]

Namun, setelah saya menggunakan aplikasi truecaller, ternyata sudah banyak SPAM REPORT terhadap nomor-nomor tersebut, dan menyatakan nomor tersebut adalah benar nomor akulaku.com

Truecaller cukup membantu meng identifikasi nomor akulaku


Saya sudah email kembali kepada akulaku.com bukti-bukti tersebut, dan sampai sekarang belum mendapat respon.

Dan pagi ini tanggal 28 Januari 2018 saya kembali di teror oleh Farah, kali ini saya rekam, ybs sempat sadar saya rekam, memang saya tidak sembunyi-sembunyi, dan kembali mau penegasan bahwa Farah memang dari akulaku.com. Coba di dengar kelakuan Debt Collector akulaku.com MENAGIH HUTANG KEPADA ORANG YANG TIDAK BERHUTANG (BUKAN DEBITUR) AKULAKU.COM, BAHKAN ORANG TERSEBUT TIDAK KENAL ORANG YANG DITAGIH. SUNGGUH S.O.P YANG ANEH DARI AKULAKU.COM. BAHKAN SAYA TIDAK DIBERI KESEMPATAN MENJELASKAN, DAN YBS TETAP NGOTOT BAHWA SAYA KENAL/BAHKAN BILANG YANG BERHUTANG ADALAH ANAK SAYA, WALAUPUN ANAK SAYA MASIH TK DAN SD KELAS I emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) SAMPAI AKHIR TELEPON YBS BERKESIMPULAN SENDIRI DAN MENUTUP TELEPONNYA...

Download rekaman audio






Source : kaskus

Terkait

Tanggapan BCA untuk Ibu Mahomeda
Mana Voucher Saya?
Tanggapan Terhadap Jawaban Bank Mega Tanggal 28 November 2015
Kecewa Proses Sanggahan Transaksi Kartu Kredit Mandiri

Laporkan Suratpembaca ini : admin at suratpembaca.web.id
Tolong Sertakan URL / Alamat lengkap halaman ini

Komentar