\'Kado Lebaran\' Bank Mega yang Sangat Tidak Terlupakan




49 dilihat


Jakarta -
Keluhan
Hari Raya Lebaran mungkin sudah lewat. Tetapi, Bank Mega tidak lupa menghadiahkan saya \\\'kado Lebaran\\\' yang sangat tidak terlupakan. Maka dari itu saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya dengan menanggapi hadiah tersebut di sini.

Saya pemakai kartu kredit Bank Mega dengan nomor03 1203 xxxx. Dengan ini menyatakan sangat kecewa dengan pelayanan kartu kredit Bank Mega. Tagihan yang harusnya datang 12 September 2009 baru saya terima pada 5 Oktober 2009. Artinya tagihan saya sudah jatuh tempo pembayaran sekitar satu minggu.

Setelah menerima lembar tagihan tersebut saya segera menghubungi Call Center Mega, yang untuk nyambungnya saja membutuhkan pelatihan kesabaran tingkat tinggi. Akhirnya pada malam hari saya berhasil terhubung dengan Customer Service Mega. Saya menanyakan pada Customer Service perihal tagihan saya di bulan depan agar jangan dikenakan Biaya Keterlambatan (Dunning Fee) dan Bunga karena tagihan baru saya terima tadi siang.

Jawaban Customer Service sudah saya duga. Bahwa menurut komputer mereka tagihan sudah diterima oleh saya sendiri pada tanggal sekian di bulan September. Jawaban ini memang sudah saya duga karena rekan sekantor saya juga mengalami kasus serupa sebelumnya.

Tagihan rekan saya juga diterima pada tanggal yang sudah lewat masa jatuh tempo. Ketika rekan saya menghubungi Call Center jawabannya juga sama. Bahwa menurut laporan di komputer tagihan telah diterima tepat waktu.

Bagaimana mungkin. Apakah saya yang sudah mulai tidak waras telah lupa pernah menerima surat tagihan pada September. Atau lembaran tagihan memang ada dua set? Karena pada 5 Oktober itu saya yang menerima sendiri dari kurir.

Setelah cukup saya berargumen Customer Service mengatakan akan mendaftarkan laporan saya untuk diinvestigasi. Mendapat jawaban itu saya pun memilih untuk menunggu investigasi dari Bank Mega.

12 Oktober 2009, tagihan yang baru datang (kali ini datangnya untung belum melewati
masa jatuh tempo). Tetapi, saya sungguh kecewa karena pada tagihan ini terdapat Dunning Fee yang angkanya tidak tanggung-tanggung (Rp 75,000) ditambah Interest Charge (atau bunga yang memang menjadi kewajiban bagi yang terlambat membayar). Jadi, dengan pemakaian kartu kredit saya pada tagihan tersebut yang hanya Rp 131,598 saya harus membayar biaya \\\'siluman\\\' Rp 974,36. Nyaris 100%!

Maka dari \\\'kado lebaran\\\' tersebut pada tanggal 20 Oktober 2009 saya kembali menghubungi Call Center Mega. Dengan sangat mengejutkan Customer Service mengabarkan Dunning Fee dan Bunga tersebut tidak dapat dihapus. Menurut pihak Bank Mega investigasi telah mereka lakukan dan kurir memang menyatakan saya telah menerima langsung tagihan tersebut. Dan, saya diminta untuk membayar tagihan tersebut.

Tanpa bermaksud menuduh atau berpikiran buruk, tetapi dengan logika siapa saja, pasti segera mengarah kepada si kurir Mega ini nakal. Tagihan tidak dikirimkan, resi penerimaan dia tanda-tangani\/ paraf sendiri.

Tetapi, memang pada posisi ini jelas pelanggan\/ nasabah yang dirugikan karena resi hanya selembar dan itu dikembalikan kepada kurir. Apa buktinya saya menerima tagihan pada 5 Oktober 2009, dan bukan pada September? Hanya rumput yang bergoyang dan Tuhan yang tahu.

Sebenarnya, bila memang kesalahan saya (karena lalai membayar), saya tidak mempermasalahkan Dunning Fee mau sebesar apapun. Bunga mau sebesar apapun. Karena memang adalah kewajiban seorang kreditur untuk membayar hutangnya. Tetapi, kasus ini jelas konyol sekali.

Bagaimana saya bisa membayar tagihan bulan lalu bila lembar tagihan belum tiba di tangan saya? Ditambah lagi Bank Mega tidak memiliki fasilitas Electronic Statement (tagihan elektronik) atau informasi tagihan online di Website\/Internet.

Dari mana saya mendapat ilham untuk membayar? Apakah saya harus berandai-andai dengan membayar angka sekian? Kalau bayarnya kurang saya juga dikenakan bunga tagihan. Kalau membayar lebih saya jelas tidak dihadiahkan bunga atas kelebihan uang saya serta uang kelebihan bayar juga tidak akan di kembalikan hanya untuk pendebetan di tagihan berikut.

Bagaimana ini Bank Mega? Saya sudah kehilangan kesabaran. Makanya saya menulis di surat pembaca. Karena dengan menghubungi Customer Service sudah tidak bisa memberikan solusi. Hanya janji investigasi yang terus diberikan. Bila Investigasi dilakukan dengan menanyakan kurir dan hanya berdasar resi, ya jelas \\\'kebenaran\\\' ada pada pihak Bank Mega dan kurirnya.

Saya mohon tanggapan Bank Mega secepatnya. Bila saya tetap harus membayar semua biaya \\\'siluman\\\' tersebut maka tiada pilihan lain selain saya harus mengucapkan perpisahan kepada Bank Mega. Terima kasih atas \\\'kado lebaran\\\'-nya.

Gunawan
Jl Kemanggisan Ilir III No 55 Jakarta Barat

903
<\/strong>



Jawaban

oleh pihak terkait


(msh/msh)

Source : detik

Terkait

Kartu Kredit Danamon sudah Ditutup, Keterangan Lunas tidak Dikirim
Service Center Sony Mobile Tidak Profesional
Layanan Konsumen PT SOHO Tiada Respon
Menunggu Paket JNE yang Tak Kunjung Datang

Laporkan Suratpembaca ini : admin at suratpembaca.web.id
Tolong Sertakan URL / Alamat lengkap halaman ini

Komentar