Prudential Menanggapi Bp Sugito



Home > Finansial > Asuransi > Prudential Menanggapi Bp Sugito

340 dilihat


Jakarta - Bersama ini izinkan kami, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), untuk memberi tanggapan atas surat pembaca yang dikirimkan melalui e-mail dengan alamat , yang dimuat di portal berita detik.com pada Kamis, 31 Agustus 2006. Dalam surat tersebut, salah seorang nasabah kami (melalui suaminya) mengungkapkan keluhannya atas polis asuransi jiwa PRUlink assurance account yang menjadi tidak aktif (lapsed) karena kegagalan pendebitan kartu kredit. Kegagalan tersebut terjadi karena habisnya masa berlaku kartu kredit (expired). Nasabah juga mengeluhkan kondisi harus menjalani pemeriksaan kesehatan ulang untuk mengaktifkan kembali polisnya. Dalam hal kegagalan pendebetan kartu kredit yang terjadi akibat habisnya masa berlaku kartu kredit lama, sesuai dalam ketentuan umum Surat Kuasa Pendebetan Kartu Kredit (SKPKK) yang ditandatangani oleh Pemberi Kuasa dan Pemegang Polis, pasal 16 dinyatakan bahwa apabila terjadi perubahan atau pembatalan atas isi surat kuasa, maka Pemberi Kuasa wajib memberitahukan hal tersebut secara tertulis kepada Prudential selambat-lambatnya dalam jangka waktu 2 minggu sebelum jatuh tempo premi berikutnya. Selain itu dalam pasal 17 dinyatakan bahwa Pemberi Kuasa wajib menginformasikan tanggal kadaluarsa (expired date) kartu kredit yang baru kepada Prudential. Saat terjadi kegagalan pendebetan kartu kredit, Prudential telah mengirimkan surat pemberitahuan kegagalan pendebetan kepada nasabah dan telah diterima dengan baik oleh nasabah. Sebagai perusahaan yang selalu berusaha mendengarkan dan memahami nasabahnya, kami sangat berterima kasih dengan masukan yang kami peroleh dari setiap nasabah kami. Masukan tersebut akan kami jadikan bahan untuk memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kami kepada nasabah. Melalui surat ini perlu kami jelaskan bahwa saat terjadi kondisi polis menjadi tidak aktif, maka sesuai dengan ketentuan yang berlaku, akan dilakukan seleksi risiko atau pemeriksaan kesehatan (underwriting) ulang. Pemeriksaan kesehatan yang harus dijalani tergantung dari sejarah kesehatan nasabah yang dinyatakan dalam Formulir Pemulihan Polis. Untuk menanggapi keluhan ini, kami telah menghubungi nasabah yang bersangkutan, dan mencari jalan keluar yang terbaik dari keluhan nasabah. Kami sangat senang bahwa nasabah yang bersangkutan tetap mempercayai Prudential Indonesia sebagai mitra keuangannya saat ini dan di masa depan. Akhir kata kami ucapkan terima kasih atas perhatiannya. Corporate Marketing & Communications Director Terkait: Asuransi Prudential Tidak Fair (nrl/nrl)




Silahkan Login / Daftar untuk memberi tanggapan




There are no comments yet.
Authentication required
You must log in to post a comment. Log in
jasa foto produk
Sebelum request penghapusan artikel mohon request penghapusan kepada sumber terlebih dahulu, jika belum solved / terhapus kami akan abaikan

Laporkan Suratpembaca ini : admin at suratpembaca.web.id
Tolong Sertakan URL / Alamat lengkap halaman ini