Asuransi Sonvelis Tidak Profesional



Home > Finansial > Asuransi > Asuransi Sonvelis Tidak Profesional

262 dilihat


Jakarta - Kami adalah pemegang polis Asuransi Sonvelis atas mobil Toyota Kijang Inova baru tahun 2005 (B8149XZ). Pada tanggal 17 Agustus 2006, kami dan keluarga melakukan perjalanan ke Semarang dari Jakarta, tepatnya di Cirebon kami mengalami musibah menabrak gerobak siomay yang mengakibatkan mobil rusak parah (kaca pecah, grill depan atas/bawah hancur, termasuk dudukan grillnya, lampu kiri besar/kecil hancur). Yang jelas semua telah dilaporkan oleh bengkel kerjasama Asuransi Sonvelis pada tanggal 23 Agustus 2006. Dua minggu kemudian mobil sudah jadi. Karena kami curiga atas kejadian claim sebelumnya, kami tanyakan kepada bengkel kerjasamanya Sonvelis, ternyata banyak sparepart yang seharusnya diganti baru ternyata hanya dipaksa untuk diperbaiki atas instruksi Asuransi Sonvelis. Di sini kekecewaan kami mulai muncul atas pelayanan Sonvelis kepada customernya. Kekecewaan yang kedua adalah dikarenakan adanya korban pihak ke-3 yang melakukan claim atas biaya pengobatan dan penggantian gerobak dilaporkan dan dilakukan claim pada tanggal 6 September 2006, dalam ketentuan proses pembayaran claim hanya 2 minggu, namun kenyataanya sampai sekarang uang claim tersebut belum kami terima. Beberapa kali melakukan kontak dengan karyawan-karyawan Sonvelis baik Sdri Ratna, Sdr. Musa dan Sdr Agus jawabanya sangat tidak dapat diterima di akal, yang membuat kami semakin jengkel dan marah dengan Ssdri Ratna dan Sdr Musa adalah janji mau ditransfer pada hari Selasa tanggal 26 ternyata belum masuk, tanggal 27 belum juga, puncaknya yakni hari ini tanggal 28 setelah kami marah-marah, Sdri Ratna telepon memberitahukan akan dilakukan transfer besok ke rekening kami bank BCA dengan menggunakan Giro Lippo Bank dengan demikian akan tidak mungkin masuk ke rekening BCA kami pada hari yang sama kecuali giro tersebut dananya ada dan pihak pemegang giro tersebut mau melakukan RTGS. Sekali lagi alasan tersebut bener-bener tidak masuk di akal dimana pada saat kita ajukan claim mereka minta rekening kami BCA dengan alasan biar cepat ditransfer dan hanya terkesan menyenangkan hati customer, karena antara biaya kliring dan biaya RTGS sekarang sudah hampir sama. Dari pengalaman yang kami alami ini semoga tidak terjadi pada pelanggan lain, dan melalui suara pembaca ini YLKI bertindak untuk melindungi konsumen, sementara untuk Asosiasi Perusahaan Asuransi Indonesia harus melakukan tindakan yang tegas atas kecurangan/keculasan yang dilakukan oleh anggotanya, agar masyarakat Indonesia mau mengasuransikan harta dan jiwanya. Yang jadi pertanyaan buat asosiasi adalah kenapa masyarakat Indonesia tidak mau mengasuransikan harta dan jiwanya karena proses claim yang bertele-tele dan tidak sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang mereka buat sendiri (terkesan cari untungnya saja, kalau perlu claim tidak akan dibayar). Demikian keluh kesah kami tentang perlakukan claim asuransi pada Sonvelis, semoga menjadi pelajaran bagi semua, terutama YLKI dan asosiasi. Jl. Selat Bangka II Blok D/6 no 11 KAV. AL Duren Sawit Jakarta (nrl/nrl)




Silahkan Login / Daftar untuk memberi tanggapan




There are no comments yet.
Authentication required
You must log in to post a comment. Log in
jasa foto produk
Sebelum request penghapusan artikel mohon request penghapusan kepada sumber terlebih dahulu, jika belum solved / terhapus kami akan abaikan

Laporkan Suratpembaca ini : admin at suratpembaca.web.id
Tolong Sertakan URL / Alamat lengkap halaman ini