Sulitnya Mengurus Klaim Asuransi Cigna

Asuransi Cigna dan Bank Danamon

Home > Finansial > Asuransi > Sulitnya Mengurus Klaim Asuransi Cigna

1202 dilihat


Ayah saya meninggal dunia Maret 2011. Sebelum ia meninggal dunia ia dirawat di RS Cikini, Jakarta. Kami sendiri bertempat tinggal di Makassar. Setelah ia meninggal, salah satu hal yang saya lakukan adalah menutup semua kartu kredit yang ia miliki. Salah satu kartu kredit yang dipegang oleh ayah saya adalah kartu kredit danamon.

Pada saat saya akan menutup kartu kredit tersebut, saya diberi tahu bahwa ayah saya ikut dalam program accident shield yang ditangani oleh asuransi Cigna. Pada saat itu (Mei 2011) jumlah tagihan di kartu kredit ayah saya sejumlah Rp. 421.431,00. Oleh customer service kartu kredit Danamon saya disarankan untuk mengajukan klaim. No polis ayah saya adalah No.0419/SPO610, atas nama Hendrik Kompoi.

Proses pengajuan klaim ini sungguh panjang dan berlarut-larut. Barulah pada bulan Juli 2011 saya mendapatkan surat dari Danamon yang menyatakan bahwa berkas pengajuan klaim saya tidak lengkap. Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa klaim saya tidak akan diteruskan bila dokumen tidak dilengkapi. Segera saja saya melengkapi dokumen-dokumen yang diminta. Dokumen yang diminta harus asli atau legalisir pejabat berwenang.

Pada 5 September 2011 saya menerima surat dari Cigna yang menyatakan bahwa Cigna telah menerima formulir pengajuan, tetapi beberapa dokumen penting seperti akta kematian tidak diterima. Kesimpulan yang saya ambil, ada dokumen yang tercecer pada saat Danamon meneruskan klaim saya ke Cigna. Sebuah pelajaran, jangan pernah mengirimkan surat asli untuk pengurusan klaim asuransi.

Cigna juga meminta billing statement kartu kredit untuk Maret 2010 (tagihan setahun yang lalu), yang tentu saja tidak saya miliki! Saya melengkapi dokumen semampunya: surat keterangan kematian dari RS, akte kematian dari pemeritah (semua dilegalisir) saya kirim kembali ke Cigna. Hari ini, 3 Oktober 2011, 5 bulan semejak klaim pertama kali saya ajukan, saya menghubungi Cigna mengenai status klaim.

Ternyata ada lagi dokumen yang harus dilengkapi, yaitu resume medis dari rumah sakit. Ketika ayah saya meninggal, saya tidak diberi resume medis, hanya surat keterangan meninggal. Oleh customer service Cigna, saya diberi tahu bahwa resume medis bukan sesuatu yang lazim diberikan, tetapi harus diminta dari RS. Saya sudah mengingatkan bahwa RS yang merawat ayah saya berada di Jakarta, sedangkan saya berada di Makassar.

Ada beberapa hal yang membuat saya sangat kecewa dengan pelayanan Cigna:

1. Ayah saya memiliki asuransi lain dari Cigna yang ia beli melalui bank Permata (no polis: IMKIN49). Asuransi ini bisa cair tanpa perlu resume medis.

2. Sungguh saya tidak menyangka pengurusannya akan serepot ini, terutama bila membandingkan antara besarnya permi yang telah dibayar oleh ayah saya per bulannya kepada Cigna dengan jumlah klaim yang saya ajukan.

Budi Satria Kompoi
Jalan Bandang No.173
Makassar




Source : kompas
Silahkan Login / Daftar untuk memberi tanggapan




There are no comments yet.
Authentication required
You must log in to post a comment. Log in
jasa foto produk
Sebelum request penghapusan artikel mohon request penghapusan kepada sumber terlebih dahulu, jika belum solved / terhapus kami akan abaikan

Laporkan Suratpembaca ini : admin at suratpembaca.web.id
Tolong Sertakan URL / Alamat lengkap halaman ini