Mengalami Kerugian Karena Berjualan Di Bukalapak

BukalapakMarketplace

Home >Perdagangan >Toko Online > Mengalami Kerugian Karena Berjualan Di Bukalapak

615 dilihat


Kepada yang terhormat Public Relations Manager Bukalapak,

 

Sebelumnya mohon maaf karna sy harus membuat surat terbuka / surat pembaca seperti ini. Sy sama sekali tidak ada maksud untuk menjatuhkan pihak bukalapak, sy hanya minta keadilan dan hak sebagai pelapak.

Sebelumnya sy sudah menuliskan keluhan melalui komunitas dan email ke cs bukalapak tapi belum ada kejelasan yg sy dapat. Kronologisnya seperti ini, sy pertama kali mendapat orderan dari alamat yg sama terus menerus (Jl. Raya Semanan Kalideres Gang Haji Anim) itu di awal-awal desember, sampai akhirnya tanggal 5 desember terkumpul 8 transaksi, dan sy dapat telpon dari mbak astrid mengaku pihak bukalapak menghimbau agar sy segera mengirimkan 8 transaksi tersebut. Akhirnya sy kirim paketnya. 

 

Pembeli tersebut setiap hari masih melakukan orderan sampai terkumpul 13 Transaksi, yg semuanya sy kirimkan. Tetapi pada tanggal 10 desember 2017, sy mendapat email dari bukalapak bahwa transaksi2 tersebut terindikasi fraud. Tanpa ada kejelasan penipuan seperti apa yg dimaksud. Yg jelas setiap transaksi yg sukses di lapak sy, sy hanya menerima remit dana sebesar harga barang, dan dana yg sy keluarkan untuk ongkos kirim (sebesar 21.000) di potong oleh pihak bukalapak.

Setelah sy perhatikan transaksi yg di anggap penipuan itu memiliki alamat yg sama, sebenarnya tidak sama, ada perbedaan di nomor rumah dan nama penerima.

Rinciannya seperti ini :

Alamatnya sama ke Jl. Raya Semanan Gang Haji Anim (Perbedaan ada di nomor rumah)

No. 132 = 2 kali transaksi

No. 134 = 2 kali transaksi

No. 135 = 3 kali transaksi

No. 136 = 6 kali transaksi

Bahkan sy masih punya 4 transaksi yg belum sy kirimkan ke alamat semanan ini karna bertepatan weekend, dan ada beberapa transaksi ke alamat lain yg tidak sy proses karna merasa trauma berjualan di bukalapak.

 

Yg jadi pertanyaan apakah pembeli tidak bisa melakukan re-order di lapak yg sama? Atau mungkin pembeli memanfaatkan promo yg diadakan bukalapak? Kalo memang seperti itu, ini murni kesalahan pembeli tapi kenapa di timpakan ke pelapak? Dan harusnya bukalapak bisa lebih safe, mengingat bukalapak termasuk marketplace yg punya nama besar. Kenapa bukalapak tdk membatasi 1 handphone hanya bisa login untuk 4 akun seperti si "orange" misalnya. Agar pembeli tidak dapat melakukan kecurangan dengan membuat banyak akun dan memanfaatkan promo bukalapak.

Pertanyaan selanjutnya. Kenapa pihak bukalapak menelpon sy untuk mengirim 8 transaksi tersebut? Padahal alamatnya semua hampir sama. Kenapa bukalapak tidak dari awal menyatakan ada indikasi fraud sehingga sy tidak perlu mengirimkan barang ke pembeli?

 

13 Transaksi sy kirim ke alamat tersebut. Jadi ke 13 nya akan terindikasi sebagai fraud? 13 dikali ongkos kirim 21.000 setiap transaksinya berarti sy merugi secara materi sebesar 273.000 dan sy rugi waktu juga untuk mengetik email kesana kemari. 

Sy sudah lampirkan semua bukti2 yg diperlukan melalui email ke bukalapak dengan subject "Bukalapak memotong saldo pelapak tanpa mencari tahu kebenaran".

Bukti saldo sy terpotong, foto resi fisik, foto paket, percakapan bbm dgn kurir yg sering jemput paket, percakapan dgn pembeli, dan lain2.

Semoga bukti2 tersebut bisa mengembalikan apa yg menjadi hak sy.

Kalau bukalapak merasa ada yg melakukan kecurangan, itu dari pihak pembeli, silahkan selesaikan dgn pembeli karna masih sesama jakarta. Tapi sy di makassar, kalo dekat sy langsung datangi pembelinya.

 

Berikut ini sy juga lampirkan No. Transaksinya ;

1. Transaksi yg di kirim ke alamat Jl. Raya Semanan Gang Haji Anim yg terindikasi fraud dan dana untuk ongkos kirim sudah dipotong 21.000 setiap transaksinya :

768394 

758864

766184 

762604

759864

768394

628729

772229 

761424

 

2. Transaksi di bawah ini juga dikirim ke Jl. Raya Semanan Gang Haji Anim, paket sudah di terima pembeli sejak 8 desember, dan status tracking di web resmi J&T sudah valid, hanya saja di bukalapak tidak update / belum ada histori. Seandainya update-pun pasti akan di indikasi lagi sebagai fraud.

853734

614934

775854

 

3. Nomor transaksi32394 paket sudah ada di kurir jakarta dan hari ini akan di antar ke alamat pembeli, yg otomatis juga akan di anggap sebagai fraud karna di kirim ke Jl. Raya Semanan

 

4. Nomor transaksi :30304,60019,79559,63874 juga akan dikirim ke alamat yg sama, rencananya hari ini karna paket sudah sy kemas tapi tidak jadi karna ada masalah ini. Otomatis transaksi-transaksi tersebut akan ditolak oleh sistem karna saya tidak melakukan pengiriman, dan berdampak kepada reputasi lapak sy yg menolak 4 pesanan dan akan di berikan feedback negatif, jadi berjualan di bukalapak serba salah.

 

Sekali lagi mohon maaf jika melalui surat pembaca karna sy sendiri bingung harus mengirimkan 13 email untuk 13 transaksi tersebut.

 

Awalnya saya pikir transaksi-transaksi tersebut terindikasi fraud karna dikirim ke alamat yg sama, tapi kenyataannya makin membingungkan, ada transaksi ke alamat yg berbeda (Bukan ke Jl. Raya Semanan) tapi tetap di anggap fraud. Yaitu No Transaksi :

761424 (Dana dipotong 21.000)

016509 (Dana dipotong 25.000)

 

Semoga masalah ini bisa diselesaikan secepatnya, sehingga modal sy bisa kembali, bukalapak bisa lihat sendiri barang yg sy jual hanya snack2, jadi tolong jangan menghambat pelapak dalam perputaran modal. Kemana bukalapak yg katanya pelaku UMKM bisa meningkatkan produktivitas dan menjangkau pasar yg luas? Karna ada masalah ini seharian sy tidak produktif karna kerjanya hanya email, email, dan email.

 

Yg terakhir,

saran untuk bukalapak, jika belum sanggup mengontrol kecurangan-kecurangan yg terjadi, tolong jangan adakan promo-promo yg berlebihan sehingga memicu pembeli untuk bertindak curang.

 

Terima kasih,

WASSALAM

D A N I A




Source : suratpembaca
Silahkan Login / Daftar untuk memberi tanggapan




There are no comments yet.
Authentication required
You must log in to post a comment. Log in
    jasa foto produk
    Sebelum request penghapusan artikel mohon request penghapusan kepada sumber terlebih dahulu, jika belum solved / terhapus kami akan abaikan

    Laporkan Suratpembaca ini : admin at suratpembaca.web.id
    Tolong Sertakan URL / Alamat lengkap halaman ini